05 June 2012

#2 Paris, France..

Hari kedua di Paris.

Sy masih punya tiket Les Cars Rouges karena sy sengaja beli tiket untuk 2 hari (lebih murah). Mari melanjutkan tour bersama citytour bus. Tujuan hari ini adalah Museum Louvre (Musee du Louvre)  yang menjadi icon Prancis selain menara Eiffel. Rasanya kalau sudah ke Paris belum (minimal) foto2 di piramida Musee du Louvre belum afdol.

Naik Les Cars Rouges dari halte nomer 7 ( Champs-Elysees) menuju halte nomer 3 (Musee du Louvre). Total halte Les Cars Rouges ada 9 dan rute Les Cars Rouges tidak dua arah sehingga membuat sy kembali mengelilingi kota Paris. Siapkan kamera! Potret sana, potret sini!

Sy kembali melewati Grand Palais (halte nomer 8). Namun sayang sy cuman bisa ambil gambar Petit Palais, maklum sy motretnya saat sy lagi di dalam Les Cars Rouges. Grand Palais berarti Istana Besar sedangkan Petit Palais sebaliknya, Istana Kecil. Sekarang ini, Grand/Petit Palais biasa digunakan pameran.

Petit Palais, neighbour the Grans Palais.

Selanjutnya adalah halte nomer 9 yaitu Trocadero dan halte nomer 1 Tour Eiffel. Untuk cerita di trocadero dan menara Eiffel, teman2 bisa baca di postingan sy sebelumnya "#1Paris, France..". Halte nomer 2 adalah Champ de Mars, tempat ini engga terlalu jauh dari eiffel. Di sekitar Champ de Mars banyak juga gedung2 keren yang patut jadi background foto kita. :D

Musee du Louvre
Sampailah sy di halte nomer 3, Musee du Louvre. Yeeeeee, semangaaat!! Antusias banget saya ke tempat yg satu ini. Dulu, setiap lihat foto orang lain di piramida Louvre rasanya mupeeeeeeng banget. Sekaraang, sy sendiri yg menjadi objek! Alhamdulillah.. *terharu*

Sebenarnya sy tidak tahu benar gedung Musee du Louvre ini gedung apa. Yang sy tahu gedung ini memang museum, yg sy tahu juga di dalam museum ini ada lukisan tersohor di dunia "Monalisa" (La Joconde) milik Leonardo Da Vinci. Oh ya tempat ini juga menjadi lokasi shooting film "Da Vinci Code". Sebatas itu saja yg sy tahu tentang Musee du Louvre. Bahkan, bangunan piramida di tengah2 musee du Louvre sy tidak tahu fungsinya sebagai apa. :p

Pintu masuk Musee du Louvre
Perlu teman2 ketahui, bahwa untuk masuk ke Musee du Louvre banyak pintu masuknya (seperti Monas di Jakarta). Sy sendiri tidak tahu (banyak ga tahunya!) masuk melalui pintu sebelah mana. Pokoknya pintu yang dekat dengan Sungai Seine dan menuju bagian Cour Carree..

Cour Cerree, pintu dibelakang sy adalah pintu menuju Piramida Louvre

Setelah masuk ke dalam Cour Carree. Sy kembali dimanjakan oleh arsitektur bangunan yang WOW!! banget. Aduuuh, yg begini nih yg engga mungkin didapat di Indonesia. Cantiiiiik sekali!! Rasanya setiap sudut pengen difoto. Sayang, sy tidak memiliki keahlian motret yg terampil. Di bagian Cour Cerre ini, sedang ada renovasi. Hmm, antara renovasi atau sedang ada pembersihan.

Dari gerbang masuk menuju Cour Caree, sy belok kiri mengarah gerbang yg membawa sy ke lapangan yg sangat luas dan ditengah terdapat sang piramida Louvre. Voilaaaaa!! :'))

Ini diaaaa!! Musee du Louvre dikala mendung..

Rasanya gimana gitu ya Allah bisa lihat bangunan super duper famous Musee du Louvre. Tiada tara! Semoga teman2 sekalian juga memiliki kesempatan merasakan euforia berada di tengah2 Musee du Louvre (walaupun belum masuk ke dalam). Pengen segera masuk ke dalam Musee du Louvre, tapi mana pintu masuknya sih?! Kok yg keliatan cuman antrian panjaaaaaaaaaaaang banget!! Ini antrian apa sih?! Ternyata oh ternyata, setelah sy urutin antrian ini bermuara di pintu masuk Musee du Louvre yg terletak tepat di piramida Louvre yg berukuran besar. Akhirnya tahu juga kan fungsi dari bangunan piramida Louvre apa, sebagai pintu masuk museum.

Mikir juga, ini orang2 pada dateng jam berapa sih? Jam 12 siang aja udah ngantri begini panjang. Sy tanya petugas, doi menyarankan datang pukul 6 atau 7 pagi. Whaaaat?! -.-'' Baiklah! Sy sudah meniatkan untuk datang lagi besok pagi, bagaimanapun juga sudah sampai ke Musee du Louvre belum nengok Monalisa yaa belum acih doooonk!! Selebihnya sy foto2 aja di sekitar Louvre.

Louis XIV 1598 - 1680

Hati2 copet!!

Pont des Arts

Mari kita lanjutkan perjalanan sy di hari kedua ini. Kembali menuju halte Les Cars Rouges. Belum sampai halte, sy sudah mampir lagi ke sebuah jembatan yg ramai orang foto2. Namanya jembatan Pont des Arts. Uniknya jembatan ini adalah penuhnya pagar jembatan dengan gembok yg biasa disebut "Gembok Cinta". Yaa ini sebuah legenda. Konon, jika sepasang kekasih memasang gembok cinta mereka yg sudah ditulis nama mereka di pagar jembatan Pont des Arts dan membuang kuncinya di sungai Seine maka hubungan mereka dipercaya akan langgeng.

Letak jembatan Pont des Arts, tepat di depan gerbang Cour Cerree. Tinggal menyebrang saja. Jembatan ini berada di atas sungai Seine dan diujung jembatan terdapat Institute de Paris. Untuk teman2 yg berpasangan, silakan mencoba mitos ini. Siapa tahu Allah mengabulkan. :) Sedikit mupeng melihat gembok2 ini :'(

Tepat di belakang sy, jembatan Pont des Arts..


Natalia dan Diego, Mei 2012. Cantik yaa..

Shopping di Notre Dame

Cukup, cukup! Balik naik Les Cars Rouges menuju Notre Dame (lagi), karena bapak sy ingin membeli medali emas (lagi). Suasana Notre Dame lebih ramai dibanding kemarin. Hari ini, untuk masuk sy harus mengantri jauh lebih panjang.


Di sebelah kanan gereja Notre Dame, terdapat banyaaaak toko penjual souvenir khas prancis. Tapi jangan gigit jari yaa teman2, kalau melihat barang2nya "Made in China". Yaa banyak yg bilang karena mahalnya ongkos pembuatan (ongkos tenaga kerja) di Eropa sehingga barang souvenir seperti ini semua dibuat di luar Eropa dengan kesepakatan tetap harus dicantumkan negara asal pembuatnya. Ada untung dan ruginya juga, untungnya harga jelas lebih murah, sedangkan rugi hanya secara psikologis ketidakpuasan kita karena bukan membeli barang asli dari negara tersebut. Semua ini balik ke diri kita masing2.. :)

Hampir semua oleh2 untuk kerabat sy beli di sini dan hampir semua toko memberikan harga promo, seperti "1 = 3 euro, 4 = 10 euro". Okeh banget kan kalau buat oleh2. Oh yaa, teman2 juga jangan langsung tergoda membeli yaa. Harus survey dulu ke toko sebelah, sebelahnya lagi dan sebelahnya lagi. Karena memang terkadang lain toko lain harga, walaupun berbeda 0,5 - 1 euro.

Ini dia toko souvenir favorite saya!! Barangnya lucu2..

Kotak Pos Prancis, yg pertama kali sy lihat di buku pelajaran CCF..

Habis shopping oleh2 di Notre Dame, sy dan bapak kembali (kesekian kali) naik Les Cars Rouges. Maklum untuk 2 hari ini sy benar2 mengandalkan Les Cars Rouges untuk berjalan2 seputar Paris. Sekarang kita menuju shopping center, Galeries Lafayette. Untuk menuju Galeries Lafayette dengan menggunakan Les Cars Rouges harus melewati 2 halte yaitu halte nomer 5 Musee D'Orsay.

Selain itu rute dari halte Notre Dame menuju halte Galeries Lafayette banyak melewati tempat2 dan bangunan2 yg pasti engga kalah terkenal dan indahnya. Seperti, Place de la Concorde yg terkenal dengan monumen Obelisque-nya, Place de la Madeleine yg terkenal dengan gerejanya dan terakhir gedung opera yg berseberangan dengan Galeries Lafayette.

Obelisque di Place de la Concorde

L'├ęglise de la Madeleine / Gereja Madeleine

Gedung Opera

Galeries Lafayette

Di sini lah lokasi shopping center. Ketemu mall juga di Paris. Galeries Lafayette adalah departement store paling besar di Prancis. Di Indonesia juga sudah ada di Pasific Place. Sy saja belum pernah menginjakkan kaki ke Pasific Place. Kalau ngelewatin di depannya hanya sesekali itupun terpesona dengan lingkungan SCBD seperti di Singapore saja.

Di Galerie Lafayette didirikan pada tahun 1893 dan dijadikan pusat mode Paris. Semua mode ada di sini. Dilihat dari arsitekturnya di bagian dalam, Galeries Lafayette seperti ruang opera. Cantik sekaliiiiiii. Sayang sy tidak sempat foto gedung Galeries Lafayette dari dalam karena luar biasaaaaa penuh. Untuk teman2 yg suka dengan fashion silakan mampir ke sini. Semua brand mode bisa dicari disini. Bahkan brand Jepang Uniqlo kesukaan bapak ada di sini. :)
Galeries Lafayette dari kejauhan..
Cukup yaa jalan2nya, udah mau jam 6 sore tapi kok belum gelap2 sih?! Grrr.. Si bapak udah capek kakinya. Jadi kita memilih jalan2 sambil mengarah pulang ke avenue Champs-Ellyses. Mesti tidur cepet karena besok pagi mau ke Musee du Louvre (lagi).

Au revior tout le monde!

With Love,