24 January 2010

Berpetualang ke Taman Safari Bogor

Dengan persiapan yg sangat singkat akhirnya saya dan pacar pergi juga ke Taman Safari yang sudah lama menjadi cita-cita kami.. :) hanya bermodalkan nekat!

Perjalanan Bekasi - Cisarua:

Jam 7 pagi berangkat dari rumah saya menuju stasiun Bekasi, naik kereta ekspress jurusan Jakarta Kota dan turun di stasiun Gondangdia dengan harga karcis Rp.9.000. Kami sengaja naik kereta ekspress meskipun harga tiketnya  agak mahal karena kami mencari yang lebih cepat. Tapiii, meskipun keretanya lebih cepat tetap saja nunggu keretanya lama. Sampai di stasiun Gondangdia, langsung beli tiket kereta Pakuan jurusan Bogor dengan harga karcis Rp.11.000 (lebih mahal!). Lebih mahal yang berarti lebih lama nunggu kereta datang lagi padahal sudah jam 9.

Jam 10 siang, akhirnya sampai juga di stasiun Bogor. Dari stasiun naik angkot 03 jurusan Baranangsiang - Silubung ke Terminal Baranangsiang untuk mencari angkot ke arah ciawi. Menurut info bapak sopir angkot ada angkutan umum yang bisa langsung menuju Cisarua tidak perlu lewat pasar Ciawi yang pasti macet. 

Ternyata angkot yang dimaksud pak sopir tadi adalah Kol Mini L300 warna putih yang biasa ngetem di seberang terminal. Tarif Kol Mini ini terbilang mahal, Rp.15.000/orang tapi terbayarkan dengan jarak tempuh yang lebih singkat. Oh yaa jangan lupa bilang sama supirnya bahwa akan turun di mana agar tidak terlewat. Si pacar dengan percaya dirinya bilang ke supir pakai bahasa Sunda, "Aa' turun di taman safari yaa!".

Bagi yang ingin naik Kol Mini L300 seperti saya ini harus sabar yaa karena ngetemnya lama banget, nunggu sampai penumpang penuh barulah jalan. Saya hampir menunggu 15 menit di dalam Kol Mini yang panas dan pengap. Posisi duduknya juga tidak seperti biasanya angkot yang berhadapan, kalau Kol Mini kita duduk menghadap depan semua dengan kapasitas 9 penumpang dan 1 supir. Saya memilih duduk paling belakang dan dekat jendela.

Penumpang terakhir yang masuk adalah pedagang Bacang. Kalian tahu Bacang?! Seperti lontong arem-arem tapi isinya daging atau sayur dan dibungkus daun pisang berbentuk segitiga yang diikat tali rafiah. Biasanya warna tali rafiah ini yang memberi tanda dari isi Bacang tersebut. Ok! Kembali ke pedangang Bacang tersebut. Yang membuat saya kaget adalah besarnya dandang kukusan Bacang yang dia bawa. Apa iyaa muat masuk ke dalam Kol Mini? Tapi yang membuat saya lebih kaget adalah si pacar yang bilang kalau dia pengen beli Bacang buat makan siang. Lumayan banget Rp10.000 dapat 4 Bacang. Menghemat biaya makan siang. Lucunyaa, saat si pedagang Bacang buka tutup dandang itu uap gede-gede beraroma Bacang langsung merekah ke seisi Kol Mini. :D

Sampai di Cisarua, pacar sudah cengar-cengir melihat patung singa, orangutan, gajah, dll padahal belum sampai taman safari. Dari Cisarua menuju loket taman safarai bisa naik ojek atau naik angkot. Kalau naik ojek tarifnya Rp.10.000, lebih murah kalau gonjengan tarifnya Rp.15.000. Berhubung kami berdua sudah banyak menghabiskan uang untuk naik kereta dan Kol Mini jadinya kami memilih naik angkot saja dengan tarif Rp.3000/orang sampai di depan loket taman safiri. Oh yaa, angkot di sini ciamik banget! Ada sunroof, ada tissue dan full music! Hebat!

Taman Safari.. We're Coming!!

Tiket masuknya Rp.60.000/orang (tahun 2009) dan Rp 150.000/orang (tahun 2014). Bagi yang ga bawa kendaraan pribadi seperti kami bisa menunggu bis mini yang akan membawa kalian berkeliling Taman Safari. Berhubung saat itu tidak ada lagi pengunjung yang menunggu bis keliling akhirnya petugas mengajak saya dan pacar secara eksklusif naik mobil operasional (kijang innova) taman safari untuk berkeliling. Enak banget kan?! Rasanya sama seperti bawa mobil pribadi, perbedaannya kalau bawa mobil pribadi tidak ada tour guide. 



Setelah berkeliling, kami dituruni di kawasan permainan dan baby zoo. Baby zoo ini isinya semua binatang yang masih bayi dan bisa diajak untuk berfoto bersama dengan para pengunjung. Binatang yang tersedia seperti bayi orang utan, bayi singa, dan bayi macan putih namun untuk bergaya dengan si baby ditarifkan sebesar Rp.10.000/orang.


Sayang, cuaca tidak bersahabat dan hujan lebat pun turun. Terpaksa kami berteduh di SFC (Safari Fried Chicken) di  dalam area baby zoo. Sambil nunggu hujan berhenti, sambil makan siang dengan menu istimewa, bacang. :D Cukup lama kami menunggu di SFC karena memang hujan yang sangat lebat. Si Pacar sudah mulai bete saja. Biar ga semakin bete saya ajak saja main hujan-hujanan kan bawa payung ini. Daripada waktu terbuang sia-sia.

Tujuan utama pacar mengajak saya ke taman safari karena dia pengen masuk ke permainan rumah hantu. Katanya sih sudah cita-cita dari dia SD yang belum kesampaian. Lah kalau saya malah ga ada kepikiran sama sekali buat masuk ke permainan yang berbau hantu. Yaa, berhubung ini sudah sampai di Taman Safari dan kasian juga kalau saya ga mendukung cita-cita pacar saya ini. Semua permainan di Taman safari ini harus beli tiket dulu yang rata-rata harganya Rp.10.000/orang. Berhubung hujan jadi permainan yang menggunakan litrik dan berada di out door dapat dipastikan tutup. Sayangnya, rumah hantu tidak tutup. *sigh*

Area baby zoo dan permainan sangat luas dan jalannya menanjang. Siapkan stamina yaa kalau mau bermain di sini. hehehe. Ternyata di bagian atas banyak binatang lain seperti kawasan reptil, kawasan gorila dan keluarganya, kawasan pinguin,dll. Yang paling mengesankan bagi saya ada di kawasan gorila dan kawasan pinguin karena akhirnya selama 22 tahun saya bisa juga melihat wujud dari pinguin asli seperti apa. Rasanya betah banget dan pengen dibawa pulang pinguinnya. 



Berpisah dengann pasukan Pinguin, kami nanjak lagi dan bertemu dengan kawasan Gorila dan keluarganya. Tiba-tiba ada pegawai Taman Safari yang menawari foto bareng orang utan. Hmm, jujur saja, saya agak takut. Namanya juga pengalaman pertama berinteraksi dengan binatang selain binatang peliharaan. Nama si orang utan, Meti. Betina berusia 5 tahun. Hobbynya bermain tali, jadi hati-hati dengan tali milik anda bisa diambilnya. Tarif foto sama seperti Rp.10.000/orang, kalau mau di cetak Rp.25.000 dan kami pilih yang Rp.25.000 :)


katany kenalan aja dulu.. Namanya Meti.. perempuan.. umur 5 tahu.. suka ma tali.. Agak takut awalnya tapi lama2 terbiasa dan setelah pulang ke Jakarta.. gw jd kangen Meti.. Inget di Baby zoo kita engga sempet foto2 krn ujan & penuh orang Arab jadinya kita foto aja di sini.. udah sepi bisa becanda2 dulu ma Meti.. 


Setelah foto bersama Meti, kami jalan ke atas lagi dan ada stasiun kereta gantung. Kepengen naik tapi kok mahal Rp.40.000/orang, tapi yaa kapan lagi ke sini?! Hehehehe, ternyata pacar takut ketinggian. Sabar yaaa.. Turun dari kereta gantung, saya sudah mulai capek dan bingung mau ke mana lagi. Mau turun ke bawah kok rasanya jauh banget. Tiba-tiba lewat kereta seperti odong-odong yang ternyata ada sarana transportasi di area permainan dengan tarif Rp.10.000/orang. Jadi tidak perlu capek untuk jalan kaki. Baru tahu. Hehehe. Menurut kondektur kereta sebentar lagi di area gajah akan ada show gajah yang terakhir, karena hujan banyak show yg dibatalkan. Petualangan saya dan pacar ditutup dengan pertunjungan dari para gajah. 


Perjalanan Cisarua - Bekasi..

Untuk yang ga bawa mobil pribadi harus menunggu jemputan dari kawasan permainan menuju pangkalan angkot yang akan membawa kami menuju jalan raya Cisarua. Berhubung sudah hampir magrib kami memilih naik angkot saja yang menuju Ciawi atau Sukasari dan lanjut ke Bogor karena Kol Mini tidak setiap saat lewat depan Taman Safari, mungkin ada jadwalnya. 

Di Ciawi, kami berganti angkot jurusan Terminal Baranangsiang. Resikonya kalau lewat Ciawi yaa harus sabar karena melewati pasar yang sudah pasti macet. Waktu sudah menunjukkan jam 7 malam, perut sudah protes minta diisi. Sesampainya di Bogor saya merengek ke pacar untuk makan dulu sebelum pulang ke Bekasi. Kami icip-icip makanan di pinggir jalan dekat terminal, yaa semacam angkringan. Lumayan Rp.40.000/2 orang dengan dua porsi pepes ikan mas dan seporsi ayam plus sayur lainnya. Kenyang!!!! Alhamdulillah..

Sambil makan kami mendiskusikan akan pulang naik apa, naik kereta atau bis. Sepertinya di jam 8 malam ini untuk naik kereta tidak bisa dipastikan karena kami tidak tahu jam terakhir kereta menuju Bekasi. Jadi pacar memutuskan naik bis saja. Untungnya masih ada bis ke Bekasi, bis Kramat Djati dan ongkosnya Rp.11.000/orang. Meskipun naik bis lebih murah tapi harus lebih sabar juga karena bis baru jalan jika kursi penumpang sudah penuh. Jam 08.45 akhirnya bis jalan menuju Bekasi melalui tol Jagorawi.

Sampai di Bekasi, kami harus kembali ke stasiun karena motor pacar dititipkan di sana. Rasanya sudah capek banget tapi mau bagaimana lagi?! Untungnya jarak terminal ke stasiun Bekasi bisa ditempuh dengan sekali naik angkot.

Finally!! Jam 10.45.. I'm home.. :)

Ternyata jalan-jalan naik kendaraan umum rasanya berbeda dibandingkan naik mobil pribadi. Lebih terasa perjuangannya dan lebih menikmati tentunya.


With Love,


09 January 2010

BlackBerry = Lawan atau Kawan?!

Posting ini bukan akan membahas tentang asal-asal atau bagaimana Blackberry (BB) bekerja atau di mana bisa beli Blackberry, melainkan hebohnya orang-orang di sekitar saya dengan adanya Smart Phone yang satu ini.

Saya memang pengguna Blackberry sejak bulan Juni 2009, itu juga karena diberi oleh si Babe. Orang-orang di sekitar saya, maksudnya teman-teman saya rata-rata belum banyak yang pakai Blackberry, makanya saya agak risih juga pakai Blackberry (takut dibilang pamer) jadinya Blackberry Javelin milik saya dianggurin di rumah dulu selama 2-3 hari.

"AUTIS" kata itu sering banget saya dengar buat mengartikan orang-orang yang sibuk dengan Blackberrynya masing-masing. Kenapa sih dibilang Autis?? apa karena mereka asik sendiri dengan Blackberrynya?? Setelah saya perhatiin kok rata-rata yang sering bilang pengguna Blackberry itu 'AUTIS' adalah orang non pengguna Blackberry. Sepertinya ada faktor kecemburuan ya?!

Yang lucunya, ada seseorang yang pernah bilang kalau dia sebal liat orang pakai Blackberry ga tahu tempat (dia lihat cewek main Blackberry di TransJakarta) eehh.. itu orang sekarang malah pakai Blackberry. Dalam hati cuman bisa bilang "makanya jgn asal ngomong.. ketulak kan?!"

Cerita lain, ada seseorang yg ngomel ke saya karena saya sibuk chatting di BlackberryB. Dia bilang bahwa saya ga menghargai dia yang sedang bersama saya (maksudnya dicuekin). Baiklah, saya tinggalkan Blackberry dan kembali fokus mendengarkan ceritnya namun ga ada 10 menit orang itu malah pinjem Blackberry saya untuk buka FB.. Jiiaahhh!! Dalam hati saya cuman bisa bilang "Mau pinjem?? bilang aja lagi engga usah basa basi!!"

Lain lagi, ada tiga orang termasuk saya lagi ngobrol dan tiba-tiba topik pembicaraan berubah membicarakan Blackberry. Orang pertama antusias banget ngomongin kejelekannya Blackberry. Saya mah diam saja lah kalau sudah begitu nanti kalau saya nimpalin malah dibilang bela diri. Tema pembicaran tentang Blackberry meluas jadi dampak Blackberry terhadap hasil belajar sekolah. Orang pertama bilang bahwa saudaranya jika di sekolah pas jam pelajaran main Blackberry terus, tidak memperhatikan pelajaran dan akhirnya nilai jelek. Ujung-ujungnya, Blackberrynya diambil sama ortunya dan di ganti HP Nokia seri E (bukannya sama saja?!). Dalam hati saya cuma bisa bilang "Saya pakai Blackberry tapi IPK saya ga jelek kok!".

Intinya apaa??

Menurut saya, kenapa kita selalu mencari kejelekan dari seseorang atau sesuatu? Dunia ini sudah ribet, buat apa di tambah ribet dengan kita mikirin kejelekan dr Blackberry. Coba pikirin keunggulan Blackberry apa saja??
- Blackberry membantu sekali untuk orang sibuk yang harus online terus.
- Untuk yang jaringan internet di rumahnya sering hang, bisa online di Blackberry.
- Untuk yang sering miskin pulsa, bisa menggunakan fasilitas chatting di Blackberry. 
- dll..

Nah, sisi negatifnya apa saja? Sering dibilang autis, uang jajan kepotong karena buat bayar sewa Blackberry tiap bulannya, suka bikin ketagihan sampai lupa waktu, dll..

Menurut saya (lagi), semua dari positif dan negatif Blackberry itu tergantung dari si pengguna Blackberry itu sendiri. Kalau memang dasarnya dia malas belajar di kelas ya malas saja, karena ada Blackberry akhirnya semakin ga merhatiin pelajaran. Heboh sendiri? Ya biarkan saja mereka heboh sendiri, kan tidak ada ruginya untuk kalian?!

Posting ini dinilai secara subjektif yaa. Jangan ada yang marah!! :)


With Love,


31 December 2009

bye bye 2009

Ini postingan terakhir saya di tahun 2009. Tahun 2009, mungkin bisa dibilang lebih bersejarah dibanding tahun2 lainnyaa karena akhirnya punya gelar juga di belakang nama saya yang singkat jelas dan padat ini ---> Anisa Ratri, S.Psi

Di Bulan:
Januari ---
1 , ke rumah si Bencong untuk pertama kalinya. Jauh boooo Ciputat itu!!
12 , ngambil OP (objek penelitian) terakhir. Grafis dgn OPnya Eka (thanks alot)
24 , nikahan Alleta, sahabat semasa SD..
28 , pertama kalinya ketemu kakak si Bencong. Perkenalan yang hangat dan menyenangkan. Love her!



Februari ---

4 , nikahan Mbak Sri di Temanggung. Househelper yg udah mengabdi selama 13 tahun bekerja di rumah.


15 , si Bencong ultah. Kedua kalinya ke rumahnyaa..


Maret ---
5 , bimbingan skripsi yg pertama dengan pembimbing, bpk. Ahmad Zubaidi..

April ---
12 , Nikahan Mbak Poniti di Temanggung. Househelper yang juga sudah 10 tahun bersamaku. kangen!!


24 , Seminar Homoseksual dan Transeksual. Event kedua dari Spektral Psychological Organizer, alhamdulillah sukses!



Mei ---
12 , Sahabat saya, Mila sidang skripsi. Saya jadi ikutan beruphorianya sidang, ikut deg-degan!


23 , Fire Work di JFFF di Gading. Event ini selal u saya kunjungi karena selain saya suka icip-icip makanan juga karena suka dengan kembang api.. 

28 , Inagurasi 2008 di Stardust..
31 , si Ibu ulang tahun..

Juni ---
3 , belajar nyetir pertama kali.. Hufhh!! Atas paksaan si Babe.. 
11 , Saya punya SIM A..
23 , ke Bandung untuk wawancara subjek penelitian skripsi tentang "Kekerasan dalam Berpacaran pada Remaja"


25 , wawancara subjek ke2 di kampus..

28 , nikahan Otty di Semarang.. my lovely cousin.. :)

Juli ---
14 , wawancara subjek ke3..


27 , Tante Yuyun.. my lovely aunty meninggal dunia.. so sorry!! :'(

Agustus ---
9 , murid-murid di Smart Music mengadakan konser. So proud of them!!
13 , aku dan dia menjadi model prewedding. Senangnyaa!! hasilnyaa baguuuss..



19 , si Babe ulang tahun..

22 , hari pertama umat Muslim berpuasa..
26 , CHECK LIST.. daftar buat SIDANG skripsi..

September ---
15 , Mas Yogi ulang tahun..
21 , Lebaran selalu bersama di Ngadirejo, Temanggung.. my hometown.. :)


28 , MY ANNIVERSARRY with si Bencong..



Oktober ---

6 , sidang skripsi jam 4 sore.. finally Anisa Ratri, S.Psi.. Alhamdulillah ya Allah..
21 , Karin sidang.. katanya kalau dia lulus, dia mau jadian ma Rangga.. ckckckck..
24 , MY DAY.. 22 tahun sudah diriku hidup..
24 , Progresi 2009 di Cidahu, Sukabumi.. dateng sebagai tamu a.k.a Senior.. kangen Progresi 2008!! LOVE PSYCHOMA..

November ---
6 , survey ke Bandung bersama tim Spektral.. senang sekaleeee... :)


Desember ---

5 , nikahan mbak Hesti.. Mantan rekan kerjaku di Smart Music..
11 , Seminar AUTIS di Lembang, Bandung.. event ketiga Spektral Psychological Organizer dan Alhamdulillah SUKSES!!


18 , nikahan Fadillah.. temen SMP dan Kuliah.. maaf aku engga bisa dateng ya dil.. Congrats!!

27 , nikahan Irni di TMII.. my lovely friend dari semester 1 selalu curhat2an.. Congrats!!


31 , merayakan Tahun Baru kedua bersama si Bencong..


Tahun 2009 segera berakhir dalam hitungan jam. Apa harapan dan mimpi kalian sudah tercapai di tahun 2009 ini?? kalau saya sih tentu akan menjawab 'TIDAK'.. karena mimpi2 gw masih banyak yg belum tercapai... seperti:

-- Makin mencintai Tuhan ku..
-- WISUDA
-- Kuliah lagi buat ambil profesi Psikologi di UI
-- Meningkatkan kualitas diri gw di bidang Musik dan bhs Prancis
-- Belajar bhs Inggris lagi.. (aku sudah lupa!!) *_*
-- Boleh bawa mobil sendiri
-- Menghabiskan waktu buat travelling (kemanapun!!) aku butuh liburan!!!
-- Mendapatkan laki-laki yg terbaik dan bisa menjadi imam bagiku nanti..

AMIN ya Allah..

"HAPPY NEW YEAR 2010"

With Love,


28 December 2009

Happy Wedding, Irni..

"CONGRATULATIONS!!! untuk sahabat saya Irni dan suami, bang Riki.. 

Dewi, Karina, Bang Riki, Irni, Nengki, Sasha

Kadang masih suka ga percaya kalau teman seperjuangan saya di kampus ini sudah menemukan jodohnya. Padahal dulu jaman kuliah di kelas, hobby nya curhat terus tentang pacar-pacarnya. Jodoh memang misteri! Saya doakan, semoga Irni dan suami selalu bersama dalam suka dan duka, semoga cepat dapat baby.. :) Tapi jangaaaan lupain kitaa yaaa, tetap jalan-jalan meskipun nanti sudah punya ekor.. Amin!


With Love,


14 December 2009

Cemeng dan Cemong..

Awalnya saya takut banget dengan kucing. Tapi semenjak kakak saya mengadosi kucing di jalan dan dirawat dengan baik. Akhirnya saya luluh juga, secara perlahan saya mau pegang-pegang si kucing yang saya kasih nama Cemeng. Kebetulan Cemeng kucing yang kalem dan tidak agresif. Jadi saya ga terlalu mau pegang-pegang dia. Bahkan buat gendong Cemeng saja, saya sampai di training sama kakak saya. *maklum*

Dua bulan setelah saya pindah rumah, Cemeng hilang. Pada dasarnya dia kucing jalan jadi meskipun sekarang dia punya rumah masih suka jalan-jalan ke luar rumah. Mungkin dia ga hafal dengan situasi dan kondisi di rumah yang baru ini atau bisa jadi ketemu kucing betina atau diambil orang karena Cemeng ini sepertinya ras campuran. Sedih Cemeng ga pulang-pulang. :(


Beberapa bulan sebelum Cemeng hilang

Kurang lebih satu tahun kemudian, saya punya kucing baru. Perkenalkan! Namanya Raden Mas Cemong, saat saya adopsi usianya baru 5 bulan dan sekarang sudah 12 bulan.  Cemong mulai tinggal bersama saya sejak April 2009. Belajar dari pengalaman sebelumnya maka Cemong dikasih kalung tanda bahwa dia punya keluarga dan rumah. Mukanya Cemong ini lucuuu banget, jenaka, ganteng, tapi sekaligus judes.



..


Saya memang sengaja mencari kucing yang warnanya seperti Cemeng, red tubby karena tidak pasaran dan seperti tokoh kartun garfield. Cemong ini takut sama orang baru, setiap ada tamu datang pasti dia langsung jalan cepat sambil merayap ke arah belakang tapi belum sampai belakang ngintip dulu siapa tamunya. :D

Cemong memang sengaja ga pernah diajak keluar rumah. Takut hilang!! Dia dulu pernah keluar rumah karena pintu lupa ditutup walhasil Ibu harus ngejar-ngejar dia sampai ke kampung depan rumah. Semenjak itu, pintu di rumah harus selalu dalam keadaan tertutup. Karena tidak boleh keluar rumah, Cemong cuma bisa ngintip di balik jendela. Lama-lama kasian juga melihat Cemong begitu, akhirnya Cemong dikasih izin buat keluar rumah dari rumah belakang (rumah saya gandeng depan-belakang) tapi hanya sampai batas teras saja. Dia ga bisa menerobos dari bawah pagar karena sempit, badannya ga muat kegendutan. Selain itu, di ruang tamu disediakan kursi plastik khusus buat Cemong kalau mau ngintip di jendela biar dia ga perlu jinjit lagi. 

Pokoknya masiiih banyak cerita-cerita lucu tentang Cemong. Semoga Cemong betah dan senang tinggal bersama saya dan keluarga..


With Love,


Negeri van Oranje

Judul : Negeri van Oranje
Penulis : Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, Rizki Pandu Permana
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun : April 2009
Halaman : 478
Rating : 4/5 (goodreads)


Buku Negeri Van Oranje berceritakan tentang lima mahasiswa Indonesia yg sedang berjuang meraih gelar master di Negeri Belanda, ada Daus, Banjar, Wicak, Geri dan Lintang. Kelimanya memiliki latar belakang yang berbeda seperti Daus yang asli Betawi, cucu kesayangan engkong yang juragan mikrolet, bermimpi jadi seorang pengacara tapi krn ridho sang engkong akhirnya melamar jadi PNS Kementerian Agama. Banjar, alumni ITB yang merasa tertantang meninggalkan kehidupan socialite Jakarta dengan kembali kuliah menggunakan biaya sendiri demi meraih gelar master bisnis. Wicak, anak Banten asli, keturunan bangsawan Banten, pengusaha karet sukses. Gemar berhutan dan bekerja di sebuah LSM internasional yang menghadapi tentang illegal logging. Geri, satu-satunya pria yang mendukung dari segala sisi, sudah tinggal di Den Haag Belanda sejak kuliah S1, punya apartemen lengkap dengan isinya dan mobil pribadi, tapi ada yg ganjil dengan Geri dan satu-satunya wanita, Lintang. Hobby manjatin pohon, bikin prakarya dengan palu dan gergaji tapi mahir masak dan menari, selain itu gemar gonta-ganti pacar bule. Mereka berlima bergabung dalam "Aagaban".

Buku ini saya beli karena tertarik dengan tema ceritanya. Saya penasaran dengan kehidupan mahasiswa Indonesia di sana. Kebetulan kakak saya pun sedang kuliah di sana, yaa kurang lebihnya saya jadi bisa merasakan seperti apa kehidupan kakak saya. Setelah saya baca habis novel ini, menurut saya ceritanya fun, tidak membosankan dan sukses membuat saya berkhayal seolah-olah saya berada di sana karena diselingi dengan tips-tips untuk berpetualang ala backpacker. Mantap! Oh ya, saat saya beli buku ini belum ada tambahan tulisan "Best Seller" di covernya, tapi sekarang sudah terpampang jelas! :)


With Love,