16 August 2009

Pre-Wedding yang Prematur..

Haloo..

Seminggu yang lalu teman saya meminta bantuan saya dan pacar untuk menjadi model pre-wedding karena dia mau buat jasa motret wedding. Saya dan pacar ayo-ayo aja. Sesuai rencana, lokasi pemotretan di kota tua, museum bahari, dan bunderan Hotel Indonesia. Saya mah ikut saja mau di mana pun lokasinya. 







Cukup lumayan kan hasilnya?! Lumayan hasilnya bisa saya simpan, siapa tahu bisa dipakai buat nanti saya pre-wedding jadi ga perlu foto-foto lagi.. XD


by psychoGRAPHY
model : Nengki, Freza
make up : Galih, Mila
photographer : Sasha, Galih, Ajie


With Love,


29 July 2009

Temu Kangen dan Segelas Kopi Saja Cukup..


Hai..

Sepertinya semakin bertambahnya usia maka semakin berkurangnya minat saya dan sahabat untuk berkeliling mall seharian, keluar masuk toko. Rasanya bosan itu-itu saja, meskipun masih suka dengan mall tapi males ah kalau buat window shopping. Makanya kemarin saat saya jumpa dengan dua sahabat saya, Karin dan Dewi, kami hanya menghabiskan waktu duduk manis di coffee shop dan chit chat sampai mati gaya.. XD

Janjian di Mall Kelapa Gading tanpa ada rencana untuk nonton ataupun shopping. Hanya ingin kangen-kangenan karena mulai jarang ketemu, cerita ngalur ngidul, ngobrolin orang.. Yaaah pokoknya aktivitas wanita lainnya, selain shopping.


The Coffee Bean Mall Kelapa Gading 3

Setelah bertemu dengan kedua sahabat saya itu, langsung lah kami menuju coffee shop yang terdekat dengan ATM, sangking malasnya jalan-jalan di dalam mall. Oh yaa, cari juga coffee shop yang sofanya masih available, males yaa mau nongkrong di kursi tegak standar. 

Tema Dress Code: Biru Benhur

Ice Vanilla Latte, Caramel Ice Blended dan Ice Mocca Latte

Kita masing2 pesan ice vanilla latte untuk Karin, ice mocca latte untuk Dewi dan caramel ice blended untuk saya sendiri. Satu minuman cukup lah yaaa untuk menemani chit chat dari jam 14.00 sampai jam 16.30. Namanya juga wanita kalau sudah kumpul, semua hal bisa dijadikan objek pembicaraan, jadi lupa deh sama waktu. Karin yang rencana harus pulang jam 16.00 dan dewi yang harusnya ada pengajian jam 18.30, jadi pada pulang jam 19.00. Lupaaa semuanya dengan rencana awal masing-masing. 

With Love,


26 July 2009

Miss Jinjing Belanja Sampai Mati



Penasaran dengan buku yang satu ini karena judulnya "Miss Jinjing Belanja Sampai Mati", maksudnya? Tukang belanja gitu?! Setelah baca sinopsisnya, kesimpulan awal saya isi buku ini tentang kehidupan pribadi penulis yang hobby shoppingnya malah membawa rezeki dalam hidupnya. Sempat mikir juga jangan-jangan isinya cuman cerita yang disadur dari blog pribadi penulis yang isinya kurang menarik dan terkesan dipaksakan, seperti buku2 lainnya yang lagi booming mejeng di rak buku Gramedia

Tetap penasaran akhirnya beli juga. Penasaran sama kehidupan shopper itu seperti apa. Apa sih rasanya beli barang2 branded yang super duper mahaaaal. Bagaimana sih cara mereka mendapatkan barang mahal tersebut yang masuk kategori limited edition. Saya sendiri juga suka shopping tapi lebih banyak window shopping :D Selain itu, saat baca nama penulisnya, Amelia Masniari kok seperti pernah dengar yaa namanya. Kayaknya pernah baca juga profile nya di majalah.

Amelia Masniari "Miss Jinjing"

Dengan harga Rp 37.500 (lebih murah lah dibanding sepatu Charles and Keith), 192 halaman dan terbitan Gagas Media. Buku ini cukup laris manis di Gramedia, nyatanya sudah masuk cetakan kedua. 

Saat saya baca buku ini ga perlu makan waktu lama karena membuat saya larut dalam cerita2nya. Amazing! Mbak Amy sukses membuat seolah-olah saya lah si pemeran utama. Saya membayangkan menjadi seorang Amelia Masniari. Kalau ga percaya tanya saja dengan sepupu, Desi yang menjadi saksi betapa saya terkagum2 membaca buku ini. Setiap saat saya berdecak, setiap saat saya menghela nafas dan setiap saat juga saya menggelengkan kepala membaca cerita nyata dari pengalaman mbak Amy.

Bagaimana hebatnya mbak Amy menguasai tempat belanja di dunia, tahu seluk beluk belanja di Guangzhou, Cina. Hebatnya mbak Amy membedakan tas asli dan tas palsu. Hebatnya mbak Amy yang berbelanja sampai "berdarah-darah" di Milan, dll nya ckckckckc. four thumbs for her!!!

Dengan membaca buku ini, bukan berarti membuat saya ingin menjadi seorang shopahollic. Jujur saja, saya ga tertarik menjadi seorang mbak Amy yang sudah berkeliling dunia buat belanja. Bagi saya pergi ke negara lain untuk mengetahui seluk beluk negara tersebut, mengunjungi tempat sejarahnya dan mempelajari budayanya, tapi belanja juga masuk dalam agenda kok, belanja oleh-oleh. Kalau diminta untuk memilih antara travelling atau shopping, jelas saya pilih ya travelling. Tapi kalau ada yang mau mensponsori saya travelling sambil shopping yaaa siapa yang bisa menolaknya?! :D Untuk teman-teman yang penasaran dengan sosok Amelia Masniari, bisa baca blog pribadinya di sini

To mbak Amy:
Makasih ya mbak, udah nulis buku seperti ini. Sangat bermanfaat sehingga jadi tahu seluk beluk perbelanjaan di luar negeri.

With Love,


25 July 2009

Soundtrack of My Life..

Hai... Lagi suka nih sama lagu yang satu ini. Lagu sejuta umat, tapi saya bangeeeet!!


Tak ada manusia yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini tak ada artinya lagi

Syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik

Tak ada manusia yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali segala yang telah terjadi

Syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik

Tuhan pasti kan menunjukkan kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar dan tak kenal putus asa

Jangan menyerah..
Jangan menyerah..
Jangan menyerah..
Jangan menyerah..


With Love,


19 June 2009

Restoran Platinum di Plaza Semanggi

Setelah minggu kemareni makan di Solaria, minggu ini giliran makan siang di Platinum bersama Sasha dan Dewi di cabang Plaza Semanggi lt.1..



Platinum juga punya banyak cabang, terutama di Mall2 besar seperti di Plaza Atrium, BSD Junction. Metropolitan Mall, Mall Taman Anggrek, Mall Kelapa Gading 3, Supermal Karawaci, Blok M Plaza, Pondok Indah Mall, Mall Ciputra, Mall Puri Indah, Gajah Mada Plaza dan di Bandung ada di Cihampelas Walk..

Resto ini pas banget untuk makan siang bareng teman2 karena tempatnya yg anak muda banget. Di platinum, disediakan snack pembuka jadi sembari menunggu makanan datang bisa sambil nyemil snack. Snack yang dimaksud adalah makanan ringan seperti keripik.

Yang paling saya suka dari Platinum itu warna dari restorannya, dominan hitam. Mulai dari perlengkapan makan seperti gelas, piring dan mangkok sampai sedotan juga hitam. Desain interiornya juga hitam dengan dihiasi warna warni sehingga lebih kontras.

Menu makanan dan minuman tidak kalah banyak macamnya dengan restoran lainnya yang sejenis. Saya pesan combo tepanyaki, seharga Rp. 20.445 (belum pajak). Terdiri dari 4 jenis lauk, ada tumis sayuran (wortel dan sawi putih), sosis goreng dan sejenis teriyaki dengan daging sapi dan daging ayam. Komplit kan?? Sayuran ada. Daging2an juga ada. Ini adalah menu favorite saya :)

Combo Tepanyaki
Dewi pesan, teriyaki chicken seharga Rp. 18.182. Disajikan dengan mie seperti mie ayam dan chickennya sebagai pelengkapnya ditambah pangsit goreng. Menu makanan di Platinum hampir semua ada tumis sayurannya. Rasa tumisannya juga enak banget. Bumbunya pas!

teriyaki chicken

Kalau Sasha pesan Ayam Hainan seharga Rp. 20.445. Menu ini ga kalah komplitnya, ada ayam goreng dengan bumbunya, telur rebus, ada juga sup yang isi sayuran dan dilengkapi dengan nasi hangat hainan. Kalau saya ga salah, nasi hainan itu rasanya hampir mirip dengan nasi uduk, sedikit gurih. 

ayam hainan

Menu minuman, selalu es teh manis yang menjadi kesukaan seharga  Rp. 5.000 (belum pajak). Harga di Platinum ini tidak jauh beda dengan resto2 lain yang sejenis dengan platinum. Cukup murah meriah.


With Love,



13 June 2009

Es Teh Manis Tanpa Gula di Solaria La Piazza

Solaria buka cabang baru di La Piazza. Maaf yaa kalau lagi-lagi saya ngebahas restoran yang pasti kalian udah pada kenal dan pernah makan di sini. :D




Dari semua cabang Solaria yang pernah saya singgahi hanya yang di La Piazza ini yang interior resto nya keren. Bernuansa arab2 gitu dengan kelambu dimana-mana. Sayang datang dengan 2 sahabat saya, Karin dan Dewi. Ceritanya ingin nyobain Solaria baru padahal juga menunya sama saja dengan Solaria cabang lain.

Biasanya saya pesan nasi ayam goreng saus mentega, tapi kok lama-lama bosen juga, jadinya pesan I Fu Mie saja deh kali ini. Porsi I Fu Mie di sini banyaaak banget! Rasanya saya engga sanggup menghabiskan semuanya sendirian. Rasanya juga cukup enak dengan mie yang garing, sayuran yang banyak, dan harga yang juga engga bikin ‘kanker’ (kantong kering). Hanya Rp 20.000 (udah sama PPN nih!!) 

I Fu Mie Jumbo
Kalau Dewi pesan, Chicken Mozarella. Porsinya pas untuk yang ga pengen terlalu kenyang. Berupa daging ayam yang di dalamnya ada keju mozarella plus beef. Selain daging ayam tadi, disajikan juga dengan kentang goreng dan sayuran yang di atasnya ada mayonaise hehehe. Kalau ini harganya Rp 26.000, memang lebih mahal dari I Fu Mie..

chicken mozarella

Kalau Karin si emak2 Padang, dia pesan Nasi Ayam Goreng Rica2. Nasi putih plus ayam bumbu rica2 plus cap cay sebagai sayurannya, dengan harganya Rp. 20.000. Soal rasa sepertinya enak karena setiap makan di Solaria Karin pasti pesennya menu ini. Saya sendiri belum pernah nyobain.

nasi ayam goreng rica-rica

Menu minuman yang tersedia, selalu ada es teh manis yang menjadi pilihan kami. Seharga Rp 5000. Pengalaman yang tidak menyenangkannya, pembuat minuman di Solaria La Piazza pernah lupa ngasih gula ke es teh manisnya Dewi. ;D

Salah satu es teh manisnya ada yang ga pakai gula

Menurut cerita beberapa kenalan, ternyata ga sedikit yang komplain ke Solaria. Mulai dari pelayanannya yang lama, waitress nya yang mukanya judes, sampai kurang perhatiannya koki Solaria atas kebersihan makanan. Berita lebih lanjut bisa baca di sini. Meskipun begitu, alhamdulillah saya tidak pernah mengalami pengalaman buruk seperti itu selama makan di Solaria selain masalah es teh manis tadi.

With Love,